Untuk mencapai lokasi Air Terjun Tiga
Tingkat ini, pengunjung harus berjalan kaki lebih kurang 45 menit sampai
1 jam perjalanan. Di sana, merupakan kawasan yang tidak ada penduduk
yang menetap. Namun tidak perlu takut, karena setiap hari ada saja orang
yang beraktivitas di sini, baik itu pengunjung maupun warga setempat
yang berkebun.
Beberapa meter jalan menuju lokasi sudah berbentuk semenisasi. Namun,
sebagian besar merupakan jalan tanah. Di sepanjang perjalanan tampak
perkebunan karet warga. Pengunjung akan menemukan banyak jalur yang
dibuat dari papan sebagai jalur angkut karet. Pertualangan menuju Air
Terjung Tiga Tingkat akan dilengkapi pula dengan beberapa anak sungai
yang harus dilintasi dengan meniti jembatan kayu. Tentu saja,
perjalanan ini menjadi bagian yang tak kalah serunya dalam menyusuri
wisata alam.
![]() |
| Tempat Wisata |
Umumnya, lokasi ini diminati oleh para mahasiswa dan pemuda pecinta alam
yang datang dari berbagai daerah di Riau,Sumatera Barat, bahkan ada
dari malaysia. Mereka mendirikan kemah dan bermalam di lokasi.
Kejernihan Air Terjun Tiga Tingkat akan “memaksa” setiap pengunjung
untuk menikmati kesejukannya. Yaa...mendekati air terjun dan membiarkan
sekujur tubuh basah oleh kesejukan airnya menjadi sensasi di lokasi yang
tersembunyi ini.
Hal yang perlu diingat bahwa sebelum berangkat menuju Air Terjun Tiga
Tingkat ini, pengunjung harus membawa bekal makanan dan minuman. Bagi
yang kekurangan bekal, dapat membelinya di tepi Sungai Kopu, dekat
perkampungan masyarakat Desa Tanjung. Bila ingin lebih lama menikmati
keindahan alam di sini, para pengunjung sebaiknya sampai di lokasi lebih
pagi. Agar dapat menelusuri lokasi dengan mudah, sebaiknya meminta
informasi kepada warga setempat. Tidak perlu khawatir, warga Desa
Tanjung ini terkenal sangat ramah.
Potensi alam di kawasan Kecamatan Koto Kampar Hulu kini menjadi magnet
yang kuat untuk menarik para pecinta alam. Melihat kondisinya yang masih
alami, perlu ada sentuhan-sentuhan pembangunan, agar lokasi ini semakin
nyaman untuk dikunjungi. Misalnya, pemerintah dapat membangun dermaga
yang lebih representatif untuk tempat turun dan naik sampan. Kemudian,
diperlukan juga lokasi persinggahan yang lebih nyaman untuk warga
beristirahat makan dan ibadah sholat bagi yang Islam. Bila potensi ini
dilengkapi dengan fasilitas yang memadai, maka kawasan ini akan menjadi
primadona wisata alam Kampar bahkan juga Provinsi Riau di masa mendatang. Thank You









