Saturday, 2 September 2017

Hits-Nya Pelalawan

Hits-Nya Pelalawan -Kabupaten Pelalawan adalah salah satu Kabupaten yang berada di Provinsi Riau. Kabupaten ini memiliki luas 13.924,94 Km² dan pada awal terbentuknya terdiri atas 4 kecamatan, yaitu kecamatan: Langgam,Pangkalan Kuras, Bunut, dan Kuala Kampar. Dalam perkembangannya, Kabupaten Pelalawan secara administratif terdiri atas 12 wilayah kecamatan, yang meliputi 106 Desa dan 12 Kelurahan. Nama Kabupaten Pelalawan berawal dari nama sebuah kerajaan Pelalawan yang pusat kerajaannya berada di pinggir sungai Kampar.Kerajaan ini berdiri tahun 1761, dan mulai terkenal pada masa pemerintahan Sultan Syed Abdurrahman Fachrudin (1811-1822). Kabupaten Pelalawan memiliki banyak tempat wisata diantaranya:
  •  Danau Wisata Betung
    Danau Betung
    Danau Betung

Danau Wisata Betung terletak di desa Betung kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan. Danau ini berada di pusat budaya melayu petalangan. Keunikan dari danau Betung karena terdapat bangunan ditengah danau. Desa Betung sendiri dinobatkan sebagai Pusat Budaya Petalangan, karena kita dapat menjumpai aneka ragam seni budaya asli yang masih terpelihara dengan baik oleh masyarakat.
  • Danau Kajuit
    Danau Kajuit,Pelalawan
    Danau Kajuit,Pelalawan

Danau Kajuit terletak di kecamatan Langgam tidak jauh dari Masji Raya Langgam. Sebutan danau ini cukup beragam ada yang menyebut danau kaduik, tajwid, kajuit. Danau Kajuit dikelilingi hutan alam dengan pohon-pohon yang berusia puluhan tahun. Danau ini masih baru dibuka untuk umum dan menjadi salah satu wisata unggulan di Kabupaten Pelalawan. Di Danau Kajuit sudah terdapar wahana air seperti perahu, bebek-bebekan, dan perahu karet. Pada musim liburan danau Kajuit ramai dikunjungi oleh wisatawan baik dari masyarakat sekitar Langgam maupun masyarakat Kabupaten Pelalawan.
  •  Istana Sayap Pelalawan  
    Objek Sejarah,Pelalawan
    Objek Sejarah,Pelalawan

Istana sayap merupakan bangunan bersejarah peninggalan Kerajaan Pelalawan yang berada di Desa Pelalawan, Kecamatan Pelalawan. Bangunan Istana terdiri dari Bangunan Utama dan 2 bangunan lain di samping kanan dan kiri sehingga menyerupai sayap. Pada awalnya pusat kerajaan Pelalawan berada di Sungai Rasau (anak sungai Kampar), berlokasi di Kota Jauh dan Kota Dekat.

Ketika Tengku Sontol Said Ali menjadi Sultan Pelalawan, beliau berazam untuk memindahkan istananya dari sungai Rasau ke pinggir sungai Kampar, tepatnya di muara sungai Rasau yang disebut “Ujung Pantai”. Karenanya, istana ini dinamakan pula “ISTANA UJUNG PANTAI”. Namun ketika Sultan Syarif Hasyim II melanjutkan pembangunan istana yang masih terbengkalai karena mangkatnya Sultan Tengku Sontol Said Ali, maka beliau membangun dua sayap disamping kanan dan kiri istana, yang dijadikan Balai. Maka istana inipun dinamakan “ISTANA SAYAP”. Bangunan di sebelah kanan istana (sebelah hulu) disebut “Balai Sayap Hulu”atau “ Balai Rung Sari” yang berfungsi menjadi “Kantor Sultan”, sedangkan bangunan di sebelah kiri Istana (sebelah hilir) dinamanakan “Balai Hilir” atau “Balai Punca Persado” yang berfungsi sebagai “Balai Penghadapan” bagi seluruh rakyat Pelalawan.

No comments:

Post a Comment